Sabtu, 14 November 2015

Tips merawat mobil tetap prima

Perawatan Mobil: 8 Tips & Kiat Merawat Mobil Agar Tetap Prima

Mobil merupakan sarana transportasi yang seringkali digunakan oleh kita untuk melindungi dari panas dan hujan. Sarana transportasi yang memudahkan manusia untuk pergi kemana saja dengan bantuan mesin ini merupakan suatu hal yang perlu dirawat dan dijaga kebugaran mesin mobil tersebut.

Pada hakikatnya kerusakan mesin merupakan akibat kurangnya perawatan yang dilakukan oleh pemilik mobil . Sehingga banyak kasus kecelakaan yang tidak jarang akibat kelalaian manusia dalam menjaga dan merawat mesin mobil mereka mulai dari Rem blong, kopling mobil, mesin mobil, suspensi mobil, ban dan lain sebagainya.


Berikut ini perawatan mobil : Tips kiat merawat mobil agar mesin mobil tetap prima perkasa dan komponen mobil terjaga, awet tahan lama. 8 kiat merawat mobil bisa anda terapkan pada kendaraan roda empat anda.

Ganti oli, Usahakan mengganti oli kendaraan anda secara rutin setiap penggunaan yang berjarak 3000-5000 mil. Ini mencegah kerusakan pada mesin yang ada dalam mobil agar tetap awet dan nyaman ketika digunakan. Rutin periksa Ban, Ketika anda ingin bepergian atau menggunakan mobil seyogyanya selalu periksa ban anda. Baik itu tekanan maupun ketebalan ban. Untuk menghindari kerusakan atau bahkan kecelakaan yang diakibatkan karena kurangnya tekanan atau ban bocor di Jalan raya. Periksa minyak pelumas, beberapa cairan dan minyak pelumas yang perlu secara berkala dan rutin diperiksa diantaranya adalah Power steering, rem, antibeku, mesin cuci pelarut dan cairan transmisi. Berfungsi untuk melancarkan komponen mobil dalam bekerja.

Knalpot, Untuk salah satu komponen mobil ini pastikan tidak ada yang menyumbat gas buangan mobil ini serta pastikan aliran udara berjalan dengan baik. Baterai dan Kabel, Bersihkan secara berkala juga posting baterai bila perlu serta waspadai koneksi untuk korosi. Periksa cairan baterai kecuali untuk baterai yang bebas pemeliharaan.
Sabuk mesin, Pastikan sabuk mesin pada setiap knicks terikat dengan benar pada tempatnya. Untuk menghindari hal-hal yang justru mengakibatkan kerusakan lebih fatal karena kurangnya perawatan.
Lampu Mobil, Perawatan lampu mobil dengan memastika lampu depan belakang masi bekerja juga perlu diperhatikan demi kenyamanan anda dalam berkendara, segera periksa dan segera ganti lampu mobil anda jika terjadi kerusakan. Wiper, Komponen ini sangat penting juga perlu pemeriksaan dan dijaga untuk menjaga agar kaca mobil tetap bersih dan bening sehingga tidak menghalangi padangan.

Perawatan mobil seperti sudah sepantasnya mendapatkan perhatian khusus demi menjaga umur mesin agar tetap awet dan tahan lama. Karena seperti sebuah ungkapan lebih baik mencegah daripada mengganti baru yang justru akan lebih mahal tentunya. Semoga dengan perawatan mobil secara rutin dalam menjaga performa mobil dalam keadaan baik bisa menghindarkan serta mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya.

Jumat, 13 November 2015

Tips membeli motor second

Tips membeli motor second - Bro 'n Sist, kali ini ada sedikit tips untuk kalian dalam memilih atau berburu motor bekas. Sebagian besar pasti sudah sangat ahli dalam memilih motor bekas tetapi masih banyak juga ada yang belum paham bagaimana cara aman dalam memilih motor bekas. Nah, berikut ini sedikit tips dalam berburu motor bekas yang bisa anda lakukan :

1. Tentukan Pilihan
Sebagian pembeli memilih motor bekas berdasarkan budget yang dimilikinya, sebagian lainnya memilih karena merek atau jenis motor tertentu.
2. Cek Harga Pasaran.
Sebelum melakukan perburuan, lakukan survey dahulu untuk mengecek harga pasaran. Bisa melalui iklan koran lokal, majalah atau mungkin juga dari situs otomotif. Tetapi kebanyakan dari koran lokal, karena harga pasaran untuk tiap daerah bisa berbeda-beda. Cek apakah ada motor yang dijual karena si penjual butuh uang atau biasanya si penjual mengiklankan motornya yang akan dijual itu dengan keyword "DI JUAL CEPAT", ini biasanya harga bisa lebih murah dari pasaran.
3. Datangi Si Penjual Lebih Pagi
Usahakan datang lebih pagi jika si penjual mengiklankan di koran. Dan bersiap-siaplah bersaing dengan para pedagang motor yang juga mengincarnya.
4. Cek Surat-Surat Motor
Periksa kelengkapan surat-surat motor, lalu sesuaikan dengan nomor rangka dan mesin motor dengan yang tertera pada STNK maupun BPKB. Lihat kapan motor tersebut ?ulang tahun? atau bulan pembayaran pajaknya, usahakan bulannya sudah lewat, syukur-syukur kalo pajaknya barusan dibayar oleh si penjual motor sehingga anda bisa menghemat pengeluaran sampai tahun depan.
5. Cek Kondisi Fisik Motor
Periksa kondisi bodi, spion, baut, dan lain sebagainya, apakah banyak goresan, kondisi retak ataupun pecah. Akan lebih baik jika semua yang menempel pada motor adalah parts yang orisinil.
6. Periksa Ukuran Kondisi Oli Mesin
Buka tutup pengisian oli dan ukur oli yang ada di dalam bak mesin. Pastikan ukuran oli tidak berlebihan, karena biasanya ini adalah trik penjual untuk menyembunyikan suara mesin yang kasar.
7. Nyalakan Mesin Motor
Nyalakan motor tersebut dengan kick stater atau electric stater (jika ada, ini juga berguna untuk mengecek kondisi aki). Dengarkan suara mesinnya, apakah terasa kasar dan perhatikan stasionernya apakah bisa langsam.
8. Tes Motor
Coba jalankan kendaraan dan rasakan perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila agak sulit dan keras ini menandakan kampas kopling motor tersebut akan segera habis. Dan yang perlu diperhatikan juga adalah, jika terdengar suara mendesir pada saat motor berjalan. Kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis.
9. Cek Kebocoran
Setelah agak lama menjalankan motor, cek kondisi mesin apakah ada rembesan oli pada seal dan gasket mesin. Cek juga apakah ada kebocoran oli pada shock depan dan belakang.
10. Perhatikan Kondisi Rangka atau Sasis Motor
Cek kelurusan roda depan dan belakang dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor tersebut tidak ada kebengkokkan. Kalapun misalnya ada harus dalam toleransi tertentu. Tekan setang sambil menarik rem depan berulang kali, untuk mengecek shock depan dan poros setang.
11. Periksa Kelistrikan
Pastikan semua kelistrikan berfungsi dengan baik, seperti lampu-lampu, klakson, speedometer & electric starter.
12. Hitunglah Biaya Pergantian Spare Part Yang Rusak
Apabila ada kerusakan parah dan terpaksa anda harus melakukan pergantian spare part, usahakan diperhitungkan biayanya terlebih dahulu sebelum melakukan penawaran. Biasanya penjual akan menurunkan harga penawaran jika memang nantinya pembeli harus mengganti part tersebut.
Nah dengan mempertimbangkan hal-hal diatas silahkan kalian menentukan pilihan, mau mencari motor di tempat lainnya atau melakukan penawaran harga. Dan hal yang juga tak kalah pentingnya untuk kalian perhatikan yaitu hal seperti :
1. Nomer Rangka
Untuk menghindari motor yang kita beli motor hasil curanmor kita pelu memeriksa nomor yang ada pada rangka motor, nomor itu disesuaikan dengan nomer yang ada di dalam STNK(Surat Tanda Nomor Kendaraan). Setiap motor mempunyai nomor rangka yang berbeda, tetapi waspadai penipuan. Terkadang nomor rangka dapat dipalsukan dengan menggetok dengan betle. Biasanya nomor rangka yang asli pada membulat sedang yang palsu terlihan menyudut pada pertemuan garisnya.
2. Nomer Mesin
Dalam membeli motor bekas saat ini harus hati-hati karena maraknya kasus pencurian nomor mesin juga harus sama dengan nomor yang ada dalam STNK dan BPKB. Nomor mesin juga sama perlu di cek keasliannya. Untuk kemantapan bila perlu di cek ke Samsat.
3. STNK & BPKB
STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) merupakan surat motor yang digunakan sebagai identitas motor.di dalam STNK terdapat segala keterangan tentang motor. Mulai dari nomor polisi, nama pemilik, merk/type, jenis/model, tahun pembuatan, tahun perakitan, isi silinder, warna, nomor rangka, nomor mesin, nomor BPKB, warna TNKB(Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) dan bahan bakar. Selain itu perlu diperhatikan STNK masih berlaku atau tidak karena STNK mempunyai masa berlaku. Pajak terbayar atau tidak juga dapat dilihat pada STNK.
Seperti yang kita tahu bahwa BPKB merupakan suatu bukti kuat untuk menyatakan kepemilikan motor. Segala sesuatu informasi yang mengenai pemilik motor ada di BPKB.
4. Kondisi Mesin motor
Motor bekas tidak semuanya mempunyai kondisi mesin yang bagus maka harus jeli memilih mesin yang mesih bagus. Kita cek dari luar kondisinya masih mulus tidak. Kemudian kita nyalakan suara mesin masih halus atau kasar. Kita juga dengarkan suara dari ruang bakar, suara kasar atau tidak. Khusus untuk motor 4-tak perhatikan juga asap dari knalpot motor warna asapnya bagaimana? Apabila asap berwarna putih kemungkinan pistonnya tergores atau ring pistonya sudah tipis. Selain itu di cek perpindahan gigi prosneling kasar tidak adanya kemungkinan kampas kopling juga perlu diperhatikan. Kita juga perlu melakukan pengecekan pada system pengapian.
5. Kondisi Fisik Motor
Kondisi fisik motor dapat meliputi beberapa hal diantaranya:
- Kondisi rangka motor
Rangka motor harus di cek sebelumnya meliputi warna rangka masih asli atau sudah cat ulang, masih bagus atau sudah keropos/berkarat, kondisi rangka masih center atau bengkok.
- Kondisi body motor
Bodi motor orisinil, streping lengkap, tanpa ada lecet mempunyai harga yang tinggi. Karena menandakan motor terawat atau tidak.
- Kondisi Ban
Walaupun tidak begitu berpengaruh kondisi ban juga mempengaruhi harga jual dan tampilan motor bekas, konsumen memilih motor yang kondisi ban bagus.
- Kondisi sock (kaki kaki motor)
Kaki kaki motor juga mendapat perhatian karena kenyamanan berkendara terletak pada kaki kaki(sock). Terjadi kebacoran oli pada sock atau tidak baik sock depan maupun sock belakang.
- Lampu lampu motor
Lampu meliputi lampu depan, lampu belakang,lampu stop, lampu sein.

Nah, itu tadi beberapa tips jika kalian ingin membeli motor bekas untuk aktifitas sehari-hari maupun kegiatan lainnya. Jika kalian masih ragu untuk memilih sendiri, kalian bisa mengakalinya dengan meminta bantuan pada teman atau mekanik yang menurut kalian mumpuni dalam hal ini

Tips merawat motor 4 tak

Tips Merawat Motor 4 Tak
Setiap pengendara motor tentu ingin tunggangannya terawat dengan baik, dan irit bahan bakar seperti sepeda motor 4 tak. Untuk mereka yang menggunakan motor sebagai kendaraan operasional, tentu berharap kendaraannya akan berumur panjang.
Untuk para bikers, sebutan bagi para pengendara motor, merawat kondisi mesin dan atribut motor adalah hal yang wajib. “Setelah jarak tempuh motor mencapai maksimal 3000 km, oli mesin harus diganti,” jelas Deny, mekanik dari bengkel Clinic di Jl. Kerja Bakti, Jakarta Timur.
Nah, ada berbagai macam perawatan dan pemeliharaan yang harus Anda lakukan secara berkala, diantaranya adalah:


1. Periksakan Busi Sepeda Motor
Busi sangat vital bagi kelancaran mesin motor, “Cek businya, seandainya masih layak pakai, dapat dipergunakan kembali. Tapi kalau sudah mencapai 12 ribu km, sebaiknya businya di ganti,” jelas Deny yang lulusan Sekolah teknik Mesin (STM).
Perhatikan pula keadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi, bila sudah cukup umur, terlihat ada retakkan dan pengerasan di kabel, sebaiknya segera diganti.
2. Cek Filter Karburator
Menurut Deny, filter karburator terbagi dua, yaitu jenis basah dan kering. Model filter basah, dibersihkan dengan menggunakan bensin lalu dilumasi oli setelahnya. “Umumnya motor keluaran tahun 1990-2000-an, menggunakan model filter basah seperti ini,” tambahnya.
Sedang motor keluaran tahun 2000 ke atas, biasanya menggunakan tipe kering. Cara perawatannya cukup mudah, yaitu tinggal disemprot dengan kompresor. “Tapi model ini juga memiliki kelemahan, yaitu wajib diganti setiap mencapai 25 ribu km dan tidak boleh terkena oli atau minyak,” papar pria berusia 23 tahun ini.
Filter oli pun harus diperhatikan, “Motor tahun 90-an tidak menggunakan filter oli, tetapi untuk jenis motor tahun 2000 ke atas, menggunakan filter oli dan wajib di ganti setiap kurang lebih 10 ribu km.”
3. Periksa Setelan Rantai dan Gir
Jangan biarkan rantai terlalu kendor atau terlalu kencang, “Bila rantainya kendor, cukup disetel. Tapi kalau kering, cukup diolesi dengan oli khusus rantai (chain lube). Biasanya, rantai harus diganti kalau sudah mencapai 25 ribu hingga 35 ribu km.”
Penghobi motor sejak SD ini, juga menyarankan Anda untuk tidak lupa memeriksa kondisi gir. “Jika sudah tajam, lekas ganti, karena kalau tidak rantai dapat putus secara tiba-tiba,” kata Deny.
Khusus motor jenis Matic yang menggunakan V/Belt, rantainya tidak dapat disetel dan wajib diganti setiap 25 ribu km. Bila rantai dan gir sudah beres, sekalian periksa kampas rem depan dan belakang, ganti bila sudah terlihat menipis.
4. Membersihkan Karburator
Bersihkan bagian pilot dan main jet motor. Untuk menyetel angin motor tipe manual (buatan tahun 90 hingga 2000-an), tutup baut setelan angin dan buka perlahan berlawanan arah jarum jam, maksimal 1/2 putaran.
Untuk tipe Vakum, yaitu motor keluaran 2000 ke atas, juga sama yaitu dengan membersihkan pilot dan main jet. “Bedanya hanya disetelan angin, untuk tipe ini, maksimal putarannya 2 ½ berlawanan arah jarum jam,” paparnya. Untuk penyetelan klep motor 4 tak, adalah setiap 12 ribu hingga 18 ribu km.
5. Cek Kondisi Aki
Motor-motor buatan tahun 2000 ke atas, umumnya telah menggunakan jenis aki kering yang tak memerlukan perawatan khusus (non maintenance). “Tapi setiap tiga tahun, maksimal, wajib di ganti,” terang Deny.
“Sedangkan motor yang menggunakan aki basah, perlu di cek setiap 10 ribu km. Bila air akinya kering, segera diisi,” lanjutnya.
Ciri-ciri aki basah yang kondisi sudah lemah adalah, motor tidak mampu di starter. Deny tidak menyarankan untuk memaksa motor menyala dengan cara di dorong, karena ini dapat merusak gigi transmisi.
6. Panaskan Mesin Motor
Panaskan mesin motor sebelum dijalankan, tidak perlu lama-lama, cukup 1-2 menit saja. Fungsinya, menurut Deny, agar sirkulasi oli dapat melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. “Tidak perlu lama-lama memanaskannya, karena akan membuat pipa knalpot menguning.”
7. Gunakan Sparepart (Suku Cadang) Asli
Meski suku cadang asli sedikit lebih mahal, namun Anda akan merasa puas karena lebih tahan lama dan kualitasnya pun terjamin di banding yang palsu.
Selain beberapa hal di atas, Deny juga mengingatkan para bikers untuk selalu memeriksa tekanan ban Anda. “Tekanannya jangan terlalu keras dan jangan kurang, karena dapat mengakibatkan kembang banmotor menjadi rusak.”
Perawatan di atas sebenarnya dapat Anda lakukan sendiri, namun bila tak punya waktu atau kurang mengerti caranya, carilah bengkel tempat servis langganan atau yang dapat Anda percayai. Jika Anda bersahabat dan rajin merawat kendaraan, makamotor kesayangan Anda pun akan selalu tampil prima. (TIS)