Jumat, 13 November 2015

Tips membeli motor second

Tips membeli motor second - Bro 'n Sist, kali ini ada sedikit tips untuk kalian dalam memilih atau berburu motor bekas. Sebagian besar pasti sudah sangat ahli dalam memilih motor bekas tetapi masih banyak juga ada yang belum paham bagaimana cara aman dalam memilih motor bekas. Nah, berikut ini sedikit tips dalam berburu motor bekas yang bisa anda lakukan :

1. Tentukan Pilihan
Sebagian pembeli memilih motor bekas berdasarkan budget yang dimilikinya, sebagian lainnya memilih karena merek atau jenis motor tertentu.
2. Cek Harga Pasaran.
Sebelum melakukan perburuan, lakukan survey dahulu untuk mengecek harga pasaran. Bisa melalui iklan koran lokal, majalah atau mungkin juga dari situs otomotif. Tetapi kebanyakan dari koran lokal, karena harga pasaran untuk tiap daerah bisa berbeda-beda. Cek apakah ada motor yang dijual karena si penjual butuh uang atau biasanya si penjual mengiklankan motornya yang akan dijual itu dengan keyword "DI JUAL CEPAT", ini biasanya harga bisa lebih murah dari pasaran.
3. Datangi Si Penjual Lebih Pagi
Usahakan datang lebih pagi jika si penjual mengiklankan di koran. Dan bersiap-siaplah bersaing dengan para pedagang motor yang juga mengincarnya.
4. Cek Surat-Surat Motor
Periksa kelengkapan surat-surat motor, lalu sesuaikan dengan nomor rangka dan mesin motor dengan yang tertera pada STNK maupun BPKB. Lihat kapan motor tersebut ?ulang tahun? atau bulan pembayaran pajaknya, usahakan bulannya sudah lewat, syukur-syukur kalo pajaknya barusan dibayar oleh si penjual motor sehingga anda bisa menghemat pengeluaran sampai tahun depan.
5. Cek Kondisi Fisik Motor
Periksa kondisi bodi, spion, baut, dan lain sebagainya, apakah banyak goresan, kondisi retak ataupun pecah. Akan lebih baik jika semua yang menempel pada motor adalah parts yang orisinil.
6. Periksa Ukuran Kondisi Oli Mesin
Buka tutup pengisian oli dan ukur oli yang ada di dalam bak mesin. Pastikan ukuran oli tidak berlebihan, karena biasanya ini adalah trik penjual untuk menyembunyikan suara mesin yang kasar.
7. Nyalakan Mesin Motor
Nyalakan motor tersebut dengan kick stater atau electric stater (jika ada, ini juga berguna untuk mengecek kondisi aki). Dengarkan suara mesinnya, apakah terasa kasar dan perhatikan stasionernya apakah bisa langsam.
8. Tes Motor
Coba jalankan kendaraan dan rasakan perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila agak sulit dan keras ini menandakan kampas kopling motor tersebut akan segera habis. Dan yang perlu diperhatikan juga adalah, jika terdengar suara mendesir pada saat motor berjalan. Kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis.
9. Cek Kebocoran
Setelah agak lama menjalankan motor, cek kondisi mesin apakah ada rembesan oli pada seal dan gasket mesin. Cek juga apakah ada kebocoran oli pada shock depan dan belakang.
10. Perhatikan Kondisi Rangka atau Sasis Motor
Cek kelurusan roda depan dan belakang dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor tersebut tidak ada kebengkokkan. Kalapun misalnya ada harus dalam toleransi tertentu. Tekan setang sambil menarik rem depan berulang kali, untuk mengecek shock depan dan poros setang.
11. Periksa Kelistrikan
Pastikan semua kelistrikan berfungsi dengan baik, seperti lampu-lampu, klakson, speedometer & electric starter.
12. Hitunglah Biaya Pergantian Spare Part Yang Rusak
Apabila ada kerusakan parah dan terpaksa anda harus melakukan pergantian spare part, usahakan diperhitungkan biayanya terlebih dahulu sebelum melakukan penawaran. Biasanya penjual akan menurunkan harga penawaran jika memang nantinya pembeli harus mengganti part tersebut.
Nah dengan mempertimbangkan hal-hal diatas silahkan kalian menentukan pilihan, mau mencari motor di tempat lainnya atau melakukan penawaran harga. Dan hal yang juga tak kalah pentingnya untuk kalian perhatikan yaitu hal seperti :
1. Nomer Rangka
Untuk menghindari motor yang kita beli motor hasil curanmor kita pelu memeriksa nomor yang ada pada rangka motor, nomor itu disesuaikan dengan nomer yang ada di dalam STNK(Surat Tanda Nomor Kendaraan). Setiap motor mempunyai nomor rangka yang berbeda, tetapi waspadai penipuan. Terkadang nomor rangka dapat dipalsukan dengan menggetok dengan betle. Biasanya nomor rangka yang asli pada membulat sedang yang palsu terlihan menyudut pada pertemuan garisnya.
2. Nomer Mesin
Dalam membeli motor bekas saat ini harus hati-hati karena maraknya kasus pencurian nomor mesin juga harus sama dengan nomor yang ada dalam STNK dan BPKB. Nomor mesin juga sama perlu di cek keasliannya. Untuk kemantapan bila perlu di cek ke Samsat.
3. STNK & BPKB
STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) merupakan surat motor yang digunakan sebagai identitas motor.di dalam STNK terdapat segala keterangan tentang motor. Mulai dari nomor polisi, nama pemilik, merk/type, jenis/model, tahun pembuatan, tahun perakitan, isi silinder, warna, nomor rangka, nomor mesin, nomor BPKB, warna TNKB(Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) dan bahan bakar. Selain itu perlu diperhatikan STNK masih berlaku atau tidak karena STNK mempunyai masa berlaku. Pajak terbayar atau tidak juga dapat dilihat pada STNK.
Seperti yang kita tahu bahwa BPKB merupakan suatu bukti kuat untuk menyatakan kepemilikan motor. Segala sesuatu informasi yang mengenai pemilik motor ada di BPKB.
4. Kondisi Mesin motor
Motor bekas tidak semuanya mempunyai kondisi mesin yang bagus maka harus jeli memilih mesin yang mesih bagus. Kita cek dari luar kondisinya masih mulus tidak. Kemudian kita nyalakan suara mesin masih halus atau kasar. Kita juga dengarkan suara dari ruang bakar, suara kasar atau tidak. Khusus untuk motor 4-tak perhatikan juga asap dari knalpot motor warna asapnya bagaimana? Apabila asap berwarna putih kemungkinan pistonnya tergores atau ring pistonya sudah tipis. Selain itu di cek perpindahan gigi prosneling kasar tidak adanya kemungkinan kampas kopling juga perlu diperhatikan. Kita juga perlu melakukan pengecekan pada system pengapian.
5. Kondisi Fisik Motor
Kondisi fisik motor dapat meliputi beberapa hal diantaranya:
- Kondisi rangka motor
Rangka motor harus di cek sebelumnya meliputi warna rangka masih asli atau sudah cat ulang, masih bagus atau sudah keropos/berkarat, kondisi rangka masih center atau bengkok.
- Kondisi body motor
Bodi motor orisinil, streping lengkap, tanpa ada lecet mempunyai harga yang tinggi. Karena menandakan motor terawat atau tidak.
- Kondisi Ban
Walaupun tidak begitu berpengaruh kondisi ban juga mempengaruhi harga jual dan tampilan motor bekas, konsumen memilih motor yang kondisi ban bagus.
- Kondisi sock (kaki kaki motor)
Kaki kaki motor juga mendapat perhatian karena kenyamanan berkendara terletak pada kaki kaki(sock). Terjadi kebacoran oli pada sock atau tidak baik sock depan maupun sock belakang.
- Lampu lampu motor
Lampu meliputi lampu depan, lampu belakang,lampu stop, lampu sein.

Nah, itu tadi beberapa tips jika kalian ingin membeli motor bekas untuk aktifitas sehari-hari maupun kegiatan lainnya. Jika kalian masih ragu untuk memilih sendiri, kalian bisa mengakalinya dengan meminta bantuan pada teman atau mekanik yang menurut kalian mumpuni dalam hal ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar